Kesehatan

Pria 64 Tahun Akhirnya Punya Anak Setelah 10 Kali Jalani Bayi Tabung

Jumat, 31 Juli 2026, 04:16 WIB 61 views 2 menit baca
Ilustrasi. Mimpi seorang pria 64 tahun asal Samarinda untuk memiliki anak akhirnya terwujud usai berkali-kali gagal dalam menjalani program bayi tabung. (Istockphoto / Simon Dannhauer)
Ilustrasi. Mimpi seorang pria 64 tahun asal Samarinda untuk memiliki anak akhirnya terwujud usai berkali-kali gagal dalam menjalani program bayi tabung. (Istockphoto / Simon Dannhauer)
Bagikan:

Impian seorang pria lanjut usia asal Samarinda, Kalimantan Timur, untuk memiliki anak akhirnya terwujud. Setelah menjalani program bayi tabung sebanyak 10 kali, ia dan istrinya yang berusia 45 tahun akhirnya berhasil memiliki anak. Kisah ini viral setelah dibagikan oleh dr. Benediktus Arifin Sp.OG (K) yang mendampingi pasangan tersebut.

Menurut dr. Benediktus Arifin, pasangan ini telah menjalani program bayi tabung sebanyak 10 kali tanpa hasil. Namun, pada percobaan yang ke-10, bayi mungil itu akhirnya muncul menjadi penerang di antara keduanya. "TERJAWAB SUDAH: 10 X (45+64)=1 IVF KE-10 (1X di @murulaivsurabaya). Usia istri 45 tahun @murni_mursyid, usia suami 64 tahun @desa_pag. Tiba di pangkuan mereka 1 harapan, 1 mimpi, 1 perjuangan tanpa kenal lelah," tulis dr. Benediktus Arifin.

Kisah ini memancing perhatian warganet, banyak yang ikut mendoakan, tapi ada juga beberapa yang mempertanyakan bagaimana kelak nasib si kecil mengingat usia orang tua yang tak lagi muda. Namun, dr. Benediktus Arifin menyatakan bahwa anak itu kuasa Allah dan rezeki juga kuasa Allah. "Kalau takdirnya anak itu ada dan dilahirkan berarti insya Allah rezeki dan harapan masa depan anak itu juga ada dan sudah dijamin," tulis seorang warganet.

Program bayi tabung atau IVF (in vitro fertilization) sendiri memang menjadi solusi bagi pasangan yang sulit memiliki anak. Metode ini dilakukan dengan mempertemukan sel sperma dan sel telur di luar tubuh. Sel telur yang berhasil dibuahi oleh sperma di luar tubuh dan menjadi embrio nantinya akan dipindahkan ke dalam rahim wanita. Jika embrio sudah menempel di dinding rahim, maka janin akan tumbuh.

E

Penulis

Eira Orelia

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait