Program EQUITY UNJ yang didukung oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini bertujuan memberdayakan masyarakat Kelurahan Kampung Melayu melalui pelatihan menjahit dan pemasaran digital. Pelatihan ini digelar pada 6, 7, dan 13 Juli 2026, dengan fokus pada pengembangan keterampilan pemasaran digital dan menjahit sebagai produk yang akan dipasarkan.
Ketua tim pelaksana, Rahayu Purnama, mengatakan bahwa pengembangan usaha saat ini tidak cukup hanya menguasai keterampilan produksi, tetapi juga kemampuan memasarkan produk secara digital. "Peserta tidak hanya belajar menjahit, tetapi juga dibekali kemampuan untuk memasarkan produk secara lebih luas melalui platform digital," ujar Rahayu.
Program ini melibatkan dosen Program Studi Pendidikan Tata Busana UNJ, Melly Prabawati dan Churnia Sari, bersama delapan mahasiswa sebagai tutor dan pendamping. Peserta juga menerima bantuan mesin jahit dan perlengkapan pendukung untuk memulai usaha dari rumah.
Pelatihan pemasaran digital menjadi salah satu fokus utama program. Pada hari terakhir, peserta mempelajari pemanfaatan WhatsApp Business, Instagram, Shopee, dan TikTok sebagai sarana promosi dan penjualan. Materi yang diberikan meliputi penyusunan identitas usaha, pembuatan konten promosi, hingga strategi menjangkau konsumen melalui platform digital.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan warga dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan usaha rumahan. Dengan demikian, masyarakat dapat memiliki keterampilan produksi dan kemampuan memasarkan produk secara digital, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.