M. Ardi, seorang pustakawan berdedikasi, menerima penghargaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) atas dedikasinya selama 37 tahun. Ia berbagi kisah perjalanannya sebagai pustakawan dan upayanya untuk menggelorakan minat membaca masyarakat.
Ardi mengaku bahwa awalnya ia enggan ditempatkan di bagian perpustakaan karena dahulu Pegawai Negeri Sipil (PNS) ditempatkan di perpustakaan dianggap sebagai buangan. Namun, setelah berpikir beberapa bulan, akhirnya Ardi bersedia ditempatkan di bagian perpustakaan dan menemukan banyak manfaat setelah menjalani tugas di sana.
Sebagai pustakawan, Ardi pun ingin menggelorakan minat membaca masyarakat di daerahnya. Sehingga ia memutuskan untuk membuat kegiatan Lapak Literasi di bawah jalan layang Pettarani. Total buku yang ia bawa menggunakan mobil mencapai 500 judul. Lapak itu akan dibuka mulai jam 19.00 hingga 23.00 waktu setempat.
Ardi menyadari bahwa saat ini profesi pustakawan masih dipandang sebelah mata oleh masyarakat. Padahal, menurut Ardi, kerja di perpustakaan ternyata sangat menjanjikan. Oleh karena itu, Ardi berharap anak-anak muda jangan takut untuk ambil kuliah Jurusan Perpustakaan karena lapangan kerjanya cukup banyak.