Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Pusat Prestasi Nasional menegaskan bahwa Sistem Informasi Manajemen Talenta Murid merupakan pangkalan data talenta murid yang menjadi dasar perencanaan dan pelaksanaan kebijakan manajemen talenta murid. Kepala Puspresnas Kemendikdasmen, Maria Veronica Irene Herdjiono mengatakan bahwa SIMT menjadi pangkalan data nasional yang mengidentifikasi prestasi murid agar tidak ada talenta yang terlewat.
Saat ini, sudah sebanyak 400 ribu lebih murid berprestasi terdata di SIMT, di mana data murid yang berprestasi tersebut berasal dari hasil kurasi dan ajang yang diselenggarakan oleh Puspresnas Kemendikdasmen. SIMT dikembangkan untuk memudahkan berbagai proses layanan pembinaan prestasi dan talenta, mulai dari pendataan murid, pengelolaan data dan informasi ajang talenta, hingga pemantauan capaian prestasi para murid.
SIMT diharapkan dapat mengurangi kendala administrasi manual, mempercepat proses verifikasi data, dan meningkatkan kualitas pengelolaan data dan informasi dalam berbagai program pembinaan talenta nasional. Selain itu, digitalisasi layanan juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat akuntabilitas dan tata kelola program secara berkelanjutan.
Ke depan, SIMT diharapkan dapat menjadi pusat data dan informasi talenta murid yang mampu mendukung proses pengambilan keputusan berbasis data. Sistem ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar instansi dalam menciptakan ekosistem pembinaan talenta yang terpadu. Dengan pengelolaan data yang baik, potensi yang dimiliki oleh murid-murid di Indonesia dapat teridentifikasi dan dikembangkan secara lebih optimal.
Irene juga menegaskan bahwa informasi mengenai pemeringkatan prestasi perguruan tinggi dan satuan pendidikan yang beredar di media sosial bukan berasal dari Puspresnas. Pemeringkatan biasanya dilakukan oleh lembaga khusus atau organisasi internasional, seperti Times Higher Education, Quacquarelli Symonds (QS) World University Rankings.