SMP Kharisma Bangsa telah mencapai prestasi yang luar biasa dengan memenangkan 30 penghargaan di ajang STEM Olympiad 2026 yang diselenggarakan di Roma, Italia, pada 2-8 Juli 2026. Kompetisi ini diikuti oleh 700 peserta dari 54 negara dan dirancang untuk menguji kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, kreativitas, serta inovasi para peserta melalui berbagai tantangan nyata.
Tim Kharisma Bangsa berhasil mendapat enam medali emas, enam medali perak, 10 medali perunggu, dan delapan penghargaan Honorable Mentions yang tersebar di tiga kategori utama, yaitu Coding, Science, dan Mathematics. Kepala SMP Kharisma Bangsa, Ridho Anwar Tumbuan, mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras peserta didik, dedikasi guru pembimbing, dukungan orang tua, serta doa dan dukungan dari berbagai pihak.
Di kategori Coding, Kharisma Bangsa meraih dua medali emas melalui Torkis Hanafi Harahap dan Gavin Syafi Anggakara. Sementara itu, di kategori Science, dua medali emas berhasil diraih oleh Jogina Almira Harahap dan Gavin Syafi Anggakara. Pada kategori Mathematics, Avatar Mahendra Dharma sukses meraih medali emas, sedangkan Geronimo Raizel Handoko meraih medali perak.
Ridho menjelaskan bahwa keberhasilan Kharisma Bangsa di Grand Final STEM Olympiad 2026 menjadi cerminan komitmen sekolah dalam membekali peserta didik dengan kompetensi abad ke-21. Melalui penguatan pendidikan STEM, Kharisma Bangsa terus mendorong lahirnya generasi muda yang inovatif, kreatif, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat global.
Capaian membanggakan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi semakin banyak pelajar Indonesia untuk terus mengembangkan potensi di bidang Science, Technology, Engineering, dan Mathematics, serta berani membawa nama bangsa ke panggung dunia. Dengan prestasi ini, SMP Kharisma Bangsa telah membuktikan bahwa pendidikan STEM di Indonesia dapat bersaing di tingkat internasional.