Kesehatan

Tanda-Tanda Cacingan pada Anak yang Perlu Diwaspadai

Rabu, 12 Agustus 2026, 08:11 WIB 47 views 2 menit baca
Ilustrasi. Ada beberapa tanda cacingan pada anak. (iStock/T Turovska)
Ilustrasi. Ada beberapa tanda cacingan pada anak. (iStock/T Turovska)
Bagikan:

Cacingan merupakan penyakit infeksi saluran pencernaan yang disebabkan oleh cacing parasit. Penyakit ini menular melalui tanah yang kotor, makanan atau air yang tidak higienis, dan kontak langsung. Anak yang terinfeksi cacing usus dapat menunjukkan beberapa gejala, seperti sakit perut, nafsu makan menurun, gatal di sekitar anus, berat badan sulit naik, mudah lelah, diare, dan perut tampak buncit.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), infeksi cacing dapat mengganggu penyerapan zat gizi di dalam usus, sehingga anak tetap makan seperti biasa tetapi berat badannya sulit bertambah. Bila berlangsung dalam waktu lama, kondisi ini juga dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Beberapa jenis cacing, terutama cacing tambang, dapat menyebabkan kekurangan zat besi hingga anemia, sehingga anak menjadi lebih mudah lelah dan tampak kurang bertenaga.

Anak usia sekolah menjadi kelompok yang paling rentan karena lebih sering bermain di tanah dan belum konsisten menerapkan perilaku hidup bersih, seperti mencuci tangan atau memakai alas kaki. Telur atau larva cacing umumnya masuk ke tubuh melalui jalur yang sangat dekat dengan aktivitas sehari-hari, seperti makan dengan tangan yang belum dicuci, mengonsumsi buah atau sayur yang kurang bersih, makanan atau minuman yang terkontaminasi, bermain di tanah tanpa mencuci tangan setelahnya, dan berjalan tanpa alas kaki sehingga larva tertentu dapat menembus kulit.

Pemerintah juga menjalankan program pemberian obat cacing massal yang dilakukan dua kali setahun yakni pada anak usia 1-5 tahun melalui Posyandu, dan anak usia 6-12 tahun melalui sekolah dasar atau Posyandu. Namun, orang tua juga perlu memperhatikan tumbuh kembang anak secara rutin. Bila si kecil mengalami beberapa tanda cacingan pada anak secara bersamaan, pemeriksaan ke fasilitas kesehatan tetap diperlukan agar penyebabnya dapat dipastikan.

A

Penulis

Agus Wigati

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait