Nasional

Wapres Gibran Minta Program Makan Bergizi Gratis Difokuskan di Wilayah 3T

Kamis, 18 Juni 2026, 21:58 WIB 5 views 2 menit baca
Wapres Gibran Minta Program Makan Bergizi Gratis Diprioritaskan di Wilayah 3T
Wapres Gibran Minta Program Makan Bergizi Gratis Diprioritaskan di Wilayah 3T
Bagikan:

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan pentingnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) difokuskan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) agar dapat memberikan manfaat yang optimal. Permintaan tersebut disampaikan saat ia meninjau kesiapan pelaksanaan program MBG di SD Wolomoni, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, pada hari Kamis.

Dalam dialog dengan wali murid dan masyarakat setempat, Gibran menekankan bahwa program ini akan lebih efektif jika ditujukan kepada daerah-daerah seperti Desa Niowula yang jauh dari pusat kota. Ia menjelaskan bahwa pemerintah akan mempercepat proses pendukung agar MBG dapat segera dilaksanakan. "Dapur MBG yang telah siap dibangun perlu segera memperoleh perizinan dan uji kelayakan agar dapat beroperasi," ujarnya.

Gibran juga menerima informasi bahwa dapur MBG di Desa Niowula telah selesai dibangun, tetapi masih menunggu inspeksi dari pemerintah pusat. Ia mengakui bahwa program ini masih menghadapi beberapa tantangan, terutama dalam hal tata kelola dan pengawasan. "MBG ini masih banyak kekurangannya. Ke depan harus ada perbaikan, terutama dalam tata kelola agar lebih efisien dan bebas dari praktik korupsi," tambahnya.

Wapres menyatakan bahwa masa libur sekolah akan dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan MBG. Ia menekankan pentingnya perbaikan tata kelola agar program ini dapat lebih tepat sasaran. Selain itu, Gibran juga mengajak berbagai unsur masyarakat untuk terlibat dalam pelaksanaan MBG, termasuk orang tua, sekolah, dan organisasi kemasyarakatan.

Fokus pemerintah pada wilayah 3T sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan pembangunan merata di seluruh daerah. Gibran mengajak mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk mengamati langsung kondisi masyarakat di wilayah 3T dan memantau pelaksanaan program prioritas pemerintah. Mahasiswa dari Universitas Jenderal Soedirman, Rapid Bena Matin, menyatakan bahwa kunjungan tersebut memberikan pemahaman tentang kesenjangan akses antara perkotaan dan daerah 3T.

Dengan demikian, Gibran berharap program MBG dapat segera dilaksanakan dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat di wilayah 3T, serta mengurangi kesenjangan yang ada.

D

Penulis

Dinda Mughni

Penulis di Jagad Info

Sumber: jpnn.com jpnn.com

Berita Terkait