Keberhasilan Sistem Presisi Polri dalam Menjaga Keamanan Unjuk Rasa
Pakar hukum Romli Atmasasmita mengapresiasi efektivitas sistem Presisi Polri dalam menjaga keamanan selama unjuk rasa pada 27 Agustus 2026.
12 artikel
Pakar hukum Romli Atmasasmita mengapresiasi efektivitas sistem Presisi Polri dalam menjaga keamanan selama unjuk rasa pada 27 Agustus 2026.
Delapan pemuda ditangkap polisi karena diduga terlibat dalam aksi tawuran di Cipayung, Jakarta Timur. Mereka diamankan bersama dengan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam dan ponsel.
Keributan antara dua kelompok warga di Jalan Tambak, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, berakhir dengan satu orang meninggal dan satu lainnya kritis. Bentrokan ini bermula dari insiden di sekitar ger...
Warga Waduk Jatiluhur, Purwakarta, dikejutkan oleh penemuan mayat seorang satpam terborgol di perairan, sementara Polda Jabar meminta maaf atas tindakan intimidasi terhadap satpam proyek MRT.
Polisi sedang menyelidiki penyebab kebakaran yang melanda tiga kapal di Dermaga Muara Angke, Jakarta Utara, pada Minggu pagi. Penyelidikan ini bertujuan untuk menentukan apakah ada indikasi tindak pid...
Kepolisian telah menyiagakan 4.132 personel gabungan untuk mengamankan aksi demonstrasi yang berlangsung di Jakarta Pusat hari ini.
Polda Metro Jaya memberikan klarifikasi terkait tuduhan kezaliman dalam penangkapan Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma, menegaskan komitmen mereka terhadap hak asasi manusia.
Sebuah aksi demonstrasi mahasiswa di Jalan Jenderal Sudirman berakhir dengan pembubaran diri setelah terjadi aksi saling dorong dengan polisi. Aksi ini berlangsung pada Senin sore dan berakhir dengan...
Insiden penyerangan geng narkoba di Meksiko menyebabkan 5 polisi tewas dan 5 lainnya luka-luka, sehari sebelum pembukaan Piala Dunia 2026. Kejadian ini terjadi di Kota Nahuatzen, Negara Bagian Michoac...
DPR RI telah mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam waktu kurang dari sebulan.
Komisi Reformasi Polri (KPRP) mendorong Polri untuk meninggalkan gaya militeristik dan menjadi lebih humanis. Ini sejalan dengan konsep polisi sipil yang ingin diwujudkan oleh KPRP.
Kompolnas mengembangkan sistem pengaduan digital untuk memantau polisi nakal, warga dapat melaporkan dengan mudah.