Kesehatan

Kebiasaan Malam yang Berisiko untuk Kesehatan Jantung

Kamis, 09 Juli 2026, 21:02 WIB 57 views 2 menit baca
Ilustrasi. Tidur terlalu larut, salah satu kebiasaan malam yang meningkatkan risiko penyakit jantung. (iStock/amenic181)
Ilustrasi. Tidur terlalu larut, salah satu kebiasaan malam yang meningkatkan risiko penyakit jantung. (iStock/amenic181)
Bagikan:

Kebiasaan sehari-hari, terutama yang dilakukan di malam hari, dapat berkontribusi terhadap risiko penyakit jantung. Jantung merupakan organ penting yang memastikan seluruh organ tubuh lainnya tetap bekerja maksimal. Pola hidup sehari-hari yang buruk dikaitkan dengan risiko penyakit jantung yang lebih tinggi.

Beberapa kebiasaan malam yang dapat memengaruhi kesehatan jantung antara lain kebiasaan tidur terlalu larut, paparan cahaya lampu pada malam hari, dan pola tidur yang tidak teratur. Kebiasaan-kebiasaan ini dapat memengaruhi ritme sirkadian atau jam biologis tubuh, sehingga kualitas tidur menurun dan tubuh menjadi lebih rentan mengalami gangguan pada sistem kardiovaskular.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang lebih sering terpapar cahaya pada malam hari memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit arteri koroner, stroke, fibrilasi atrium, serangan jantung, hingga gagal jantung. Oleh karena itu, sebaiknya kurangi paparan cahaya dari lampu yang terlalu terang, termasuk penggunaan gawai menjelang waktu tidur agar tubuh dapat beristirahat dengan lebih optimal.

Tidur larut atau begadang juga termasuk kebiasaan yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Orang dengan kebiasaan tidur larut cenderung memiliki kesehatan jantung yang lebih buruk ketimbang mereka yang tak memiliki kecenderungan tidur terlalu malam. Selain itu, jadwal tidur yang tidak teratur juga dapat memengaruhi kesehatan jantung, karena dapat memengaruhi tekanan darah, metabolisme tubuh, hingga meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Kebiasaan makan larut malam atau mengonsumsi makanan yang kurang sehat juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Pola makan seperti ini dapat memengaruhi berat badan, kadar gula darah, kolesterol, dan tekanan darah, yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung. Dengan mengubah kebiasaan-kebiasaan ini, Anda dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit jantung.

J

Penulis

Jarot Kusna

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait