Kesehatan

Tanda-Tanda Tubuh Kurang Jalan Kaki yang Perlu Diwaspadai

Selasa, 28 Juli 2026, 07:04 WIB 58 views 2 menit baca
Ilustrasi. Jika kamu jarang jalan kaki dan kurang bergerak, tubuh sebenarnya akan memberikan berbagai sinyal. Apa saja itu? (iStock/PeopleImages)
Ilustrasi. Jika kamu jarang jalan kaki dan kurang bergerak, tubuh sebenarnya akan memberikan berbagai sinyal. Apa saja itu? (iStock/PeopleImages)
Bagikan:

Aktivitas sehari-hari yang padat kerap membuat banyak orang kurang melakukan aktivitas fisik, termasuk berjalan kaki. Padahal, kegiatan sederhana ini terbukti baik untuk menjaga kesehatan jantung, meningkatkan kebugaran, hingga mengontrol berat badan. Jika kurang bergerak, tubuh sebenarnya akan memberikan berbagai sinyal.

Tanda-tanda tersebut sebaiknya tidak diabaikan karena dapat memengaruhi kesehatan secara menyeluruh. Beberapa tanda tubuh kurang jalan kaki antara lain tubuh sering pegal dan nyeri, kualitas tidur menurun, berat badan tambah naik, tubuh cepat lelah, suasana hati mudah berubah, postur tubuh memburuk, dan massa otot berkurang.

Berjalan kaki secara rutin, disertai peregangan dan latihan ringan, dapat membantu menjaga fleksibilitas sendi, khususnya mampu mengurangi rasa pegal. Aktivitas fisik, termasuk berjalan kaki, membantu mengatur ritme jam biologis tubuh lebih baik. Selain itu, olahraga juga dapat mengurangi stres dan ketegangan sehingga tidur menjadi lebih nyenyak dan berkualitas.

Berjalan kaki membantu tubuh membakar kalori dan menjaga keseimbangan energi. Bila tubuh terlalu sering duduk dan jarang bergerak, kalori yang masuk lebih mudah menumpuk menjadi lemak, alhasil berat badan meningkat secara perlahan. Berjalan kaki atau berolahraga ringan sangat membantu melancarkan sirkulasi darah dan meningkatkan aliran oksigen ke seluruh tubuh.

Kurang bergerak tidak hanya memengaruhi kondisi fisik, tetapi juga kesehatan mental. Saat berolahraga, tubuh melepaskan hormon endorfin yang dapat meningkatkan suasana hati dan membantu mengurangi stres. Orang yang jarang beraktivitas fisik cenderung lebih mudah merasa cemas, mudah tersinggung, atau mengalami perubahan suasana hati.

Berjalan kaki selama 20-30 menit setiap hari dapat membantu meningkatkan stamina dan membantu "menyegarkan" kondisi pikiran Anda. Terlalu lama duduk di depan komputer atau menunduk saat menggunakan ponsel dapat menyebabkan postur tubuh menjadi kurang baik. Akibatnya, bahu menjadi membungkuk, punggung terasa nyeri, dan otot tubuh menjadi tidak seimbang.

Kurangnya aktivitas fisik dalam jangka panjang juga dapat menyebabkan massa otot menurun. Saat otot jarang digunakan, kekuatannya akan berangsur-angsur berkurang. Situasi tersebut membuat tubuh lebih mudah lelah dan menurunkan kemampuan dalam melakukan aktivitas sehari-hari, seperti naik tangga atau mengangkat barang.

V

Penulis

Vina Maharani

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait